malangtodaynews.com Peristiwa Komitmen Kawal Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Malang Kota Terus Dampingi Petani dan Pondok Pesantren

Komitmen Kawal Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Malang Kota Terus Dampingi Petani dan Pondok Pesantren

KOTA MALANG – Komitmen mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto terus diwujudkan jajaran Polresta Malang Kota melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas di wilayah binaan masing-masing.

Tidak hanya menjaga keamanan, personel kepolisian kini turut mendampingi petani mulai proses penanaman hingga masa panen.

Salah satunya yang sudah dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tasikmadu dari Polsek Lowokwaru, Aipda Bintoro, bersama Lurah dan petani setempat melaksanakan panen jagung pipil varietas Pertiwi 6 di lahan milik Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Jalan Atletik, Tasikmadu.

Pak Bhabin Aipda Bintoro, mewakili Kasatgas Ketahanan Pangan Nasional Polresta Malang Kota menjelaskan, keterlibatan kepolisian dalam sektor pertanian bagian dari dukungan penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus bentuk sinergi bersama masyarakat.

“Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Panen kali ini di lahan seluas sekitar 700 meter persegi yang sebelumnya ditanami jagung hibrida Pertiwi 6 dan berhasil panen mencapai sekitar 7 kuintal jagung pipil,” ujar Aipda Bintoro.

Ia menambahkan, pendampingan kepada petani tidak hanya dilakukan saat panen, tetapi sejak tahap awal penanaman hingga proses distribusi hasil pertanian.

Aipda Bintoro sebagai anggota Bhabinkamtibmas yang selalu dekat dengan petani, juga aktif memberikan informasi kepastian harga hasil panen melalui koordinasi dengan Bulog agar petani mendapatkan kepastian pasar dan nilai jual yang layak.

“Kami terus melakukan pendampingan ke para petani mulai dari proses penanaman, perawatan hingga panen. Selain itu, kami juga memberikan informasi terkait kepastian harga dari Bulog agar petani merasa terbantu dan semakin semangat meningkatkan produksi pertanian,” tambahnya.

Perlu kita ketahui bahwa, Jagung hibrida Pertiwi 6 dipilih karena dinilai memiliki produktivitas tinggi dan cocok dikembangkan di wilayah Kota Malang.

Varietas ini diketahui memiliki masa panen sekitar 105 hingga 106 hari setelah tanam atau berkisar 3 bulan 2 minggu sampai 3 bulan 3 minggu.

Melalui keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam sektor pertanian, Polresta Malang Kota berharap tercipta kolaborasi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan daerah.

Pendampingan Polri di tengah masyarakat juga mendukung kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Program pendampingan pertanian yang dilakukan jajaran Polresta Malang Kota ini diharapkan mampu mendorong produktivitas pertanian masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *